Movie Time

Dilan 1990 (2018)

19:45

Dilan 1990
Siapa nih yang lagi kena demam Dilan 1990 juga?
Gila sih, filmnya ga sesuai ekspektasi. Jujur pertama kali liat trailernya aku sama sekali ga tertarik karena akting Iqbaal Ramadhan sebagai pemeran tokoh Dilan terlihat kaku. Beberapa teman juga tidak tertarik karena takut kalau filmnya akan terlihat seperti sinetron, dan masih banyak alasan lain yang bikin makin tidak tertarik.

Lihat trailernya dulu deh!

Memang benar ya “The Power of Social Media”. Setelah melihat review teman-teman yang sudah nonton, banyak yang bilang kalau filmnya bagus. Tapi lagi lagi aku masih berfikir “Ah itu kan karena mereka udah baca novelnya, makanya jadi pada nonton”.
Semakin hari semakin banyak review dan meme tentang film Dilan 1990. Setelah beberapa teman yang nonton dan menyarankan, juga banyak akun Instagram panutan yang juga nonton, akhirnya aku memutuskan untuk nonton itu film. Dan inilah yang terjadi saat nonton Dilan 1990…

Di awal film aku mikir “…Oh ini toh yang ada di meme”.
Masih belum tertarik juga ngeliatnya, masih underestimate.
Kemudian tanpa diduga tiba-tiba sosok Dilan jadi cuek. Padahal biasanya Dilan selalu aja muncul di layar bioskop buat cari perhatian Milea hehe. Nah, mulai dari situ aku akhirnya berkata dalam hati … “Anjir, cuek nih si Dilan. Suka deh!”. Memang ya pesona cowok cuek tuh. Aaaarrrggggh! Gemash!
Mulai dari situ aku semakin menikmati filmnya, Iqbaal yang memang sudah aku idolakan sejak pertamakali muncul di layar kaca memang ga bisa ditolak pesonanya. Seketika Dilan 1990 jadi berbeda, Dilan jadi makin asik, Milea jadi makin cantik. Rayuan goambal ala Dilan emang related banget buat kita anak 90an. Aku bukan termasuk anak yang surat suratan sama gebetan, tapi siapa sih disini yang ga pernah mengalami masa masa telfonan pakai telfon rumah? Aw so sweet 😘

Banyak banget rayuan Dilan yang jadi favorit orang-orang. Tapi buat aku, momen ulangtahun Milea adalah yang terbaik. Bagian itu komplit banget. Cowok cuek, unpredictable gift, dan sesuatu yang dibuat dengan merelakan cukup banyak waktu, yang … kalau bukan karena sayang entah apa namanya #eeea

Simple sih, Cuma TTS. Tapi TTS kalau udah diisiin semua apa namanya? Bagi orang jatuh cinta itu bukti kalau orang itu sayang banget. Gila aja ngerelain waktunya buat ngisi TTS full satu buku. Kalian udah pernah ngisi TTS yang covernya gambar mbak-mbak berwajah oriental? Kalau pernah pasti ta gimana menyiksanya ngisi TTS itu. Kertasnya kuning tipis dan pertanyaanyna… God! Mending ujian matematika deh.

Selain TTS aku paling suka scene Dilan naik motor bareng gang motornya. Somehow bad boys itu emang menarik banget, walaupun bagi orang tua dan guru pastinya ngeselin hehe.
Selain itu aku juga suka tiap dilang bilang “Iya…” ke Milea. Duh! Kurang apa lagi sih. Ada bad boy cuek tapi perhatian cuma sama kamu doang dan selalu usaha buat bikin senang 😍

Dilan dan Milea

Aku memang bukan penikmat karya Pidi Baiq dalam bentuk novel. Tapi sejak nonton film Dilan 1990 ini rasanya jadi pengen baca novelnya deh. Ga sabar nunggu Iqbaal balik ke Indonesia dan shooting film Dilan yang berikutnya! 

Movie Time

The Greatest Showman (2018)

17:41


Hai! Aku tau kalau udah terlambat banget untuk nulis review tentang film ini. Tapi film ini worth a post entah mugkin sampai kapanpun. Film ini dibintangi oleh para pemain yang super keren. Semuanya keren! Bukan Cuma pemainnya, tapi pemilihan lagu, kostum dan segala perintilannya dapet banget!

Buat kalian pecinta Zac Efron wajib banget deh nonton! Zac di film ini hot bangeeet! Ga bakal nyesel deh. Di film ini, kalian bisa lihat acting Zac lengkap dengan menari dan bernyanyi, dan bagian terbaiknya adalah saat Zac menari diatas sebuah tali. That’s the sweetest part!



Untuk kalian belum tau seperti apa ceritanya, aku bocorin aja yaa. Karena walaupun udah tau cerita pasti juga bakalan beda saat nanti nonton filmnya sendiri. Duh! Harusnya kalian nonton langsung di bioskoooop! Parah bagus banget sih kalau nontonnya di bioskop karena sound effectnya bakalan keren banget. 

Jadi digambarkan bahwa tokoh utama di film ini merupakan seorang anak penjahit yang bisa dikatakan tak seberuntung anak lainnya dari segi finansial kelurga, sedari kecil dia memiliki ketertarikan kepada seorang wanita yang datang dari keluarga kaya raya. Banyak orang yang mencaci dirinya karena dianggap orang tidak punya, termasuk mertuanya sendiri yang juga sayangnya berlaku demikian. Maka dari itu dia sangat termotivasi untuk bisa sukses. Apapun rintangan yang ada, ia hadapi, tidak berputus asa dan terus berusaha bagaimapun caranya. 
Dari film ini kita bisa belajar banyak hal, mulai dari bagaimana kita harus mewujudkan impian walau sesualit apapun itu. Harus mau kerja keras dan dibutuhkan dedikasi yang tinggi demi bisa mencapai mimpi kita, tidak usah perdulikan cemoohan orang lain dan harus selalu berfikir dari sudut pandang yang positif 💪😀

Beberapa Fun Fact tentang film ini:
  1. Film ini diangkat dari sebuah kisah nyata. Tokoh dan jalan ceritanya sebagian besar juga sama. Hanya saja ada tokoh di dalam film yang berbeda dengan pemain sirkus aslinya. Untuk alur cerita di dalam film, diceritakan bahwa penyanyi yang diorbitkan oleh Sang Pemilik Sirkus akhirnya jatuh cinta kepada pemilik sirkus dan hal tersebut membuat tour manggung yang sudah direncanakan jadi harus terhenti karena pemilik sirkus lebih memilih untuk pulang dan kembali kepada keluarganya. Lagi lagi bagian ini hanyalah “pemanis” dalam film tersebut agar membuat cerita lebih dramatis, padahal pada kenyataannya tour dihentikan karena Si Penyanyi Bersuara Merdu sangat kelelahan sehingga tidak dapat melanjutkan tour tersebut.
  2. Lagu-lagu yang digunakan pada fi mini dibuat oleh orang yang sama yang juga menciptakan lagu-lau di film La La Land, makanya ga heran kalau lagunya bagus-bagus banget. review dari kebanyakan orang yang udah nonton sih rata-rata pada bilang kalau penyuka film La La Land belum tentu suka nonton The Greatest Showman, sedangkan penyuka film The Greatest Showman kebanyakan pasti menyukai film La La Land.

Dari tadi kan ngomongin positifnya terus nih tapi ga mungkin kan ada sesuatu yang bener-bener sempurna, apalagi di mata netizen, iya ga? Haha. Sebagai penikmat film ini, The Greatest Showman  kurang satu hal aja. Durasinya kurang lama jadi setiap jalan ceritanya hanya sebentar gitu, jadi perpindahan emosinya juga kurang dapet menurutku. Bayangin ya, missal di part ini kita udah bahagia dan ikutan terharu, eh ga lama malah jadi sedih.

Tapi dari keseluruhan film ini, hal yang kurang cuma di bagian durasi sih kalau buat aku. Seandainya durasinya lebih panjang pasti… Aduh! Ga bakalan bisa move on deh dari film ini, apalagi buat penyuka film musical!

Movie Time

Review singkat 5 Film (2017)

15:05

Sebelumnya kalau orang tanya, “hobi kamu apa?”. Ga terpikirkan hobi lain selain baca dan gambar, padahal faktanya aku dulu memang suka gambar tapi sejak lulus sekolah udah ga pernah gambar lagi, dan membaca? Ya aku suka membaca tapi biasanya hobi membaca identic dengan membaca sesuatu yang terdiri dari banyak halaman bacaan atau buku dan bentuk text book/hard copy. Sedangkan membaca yang aku maksud disini ada membaca media elektronik seperti blog, line today atau bahkan sekedar caption Instagram hehe.
Seiring berjalannya waktu aku mulai tahu apa yang aku suka. Dan sekarang aku bisa bilang kalo hobiku selama ini ternyata nonton film. Makanya ga heran kalo dalam seminggu bisa nonton lebih dari satu film di bioskop. Kenapa? Bukannya boros ya? Iya memang. Tapi entah kenapa aku lebih suka nonton di bioskop dibandingka sekedar nonton film dari sebuah website di internet.
Oke biar ga kelamaan intro, langsung dibahas aja ya. Ini dia nih film yang udah aku tonton beberapa hari belakangan. Urutan disini bukan berarti menunjukkan tingkat bagus atau tidaknya film-film tersebut ya, tapi urutan mana yang lebih dulu aku tonton.

    1.     Posesif


Aku pertamakali liat trailer film ini di iklan yang tampil di bioskop sebelum film dimulai. Awalnya gemes banget liat trailer di menit-menit awal. Bener-bener bikin pengen nonton karena pengen aja ngerasain lagi atmosfir cinta cintaan ala anak SMA. Eh ga lama adegannya malah jadi serem. Nope ini bukan adegan setan atau kaget kagetan. Tapi kekerasan. Kekerasan yang dilakuin seorang pacar yang posesif. Itu adalah gambaran yang aku tangkap dari trailernya. Akhirnya tibalah dimana filmnya mulai keluar di bioskop. Aku sebagai penonton setia dan salah seorang penyumbang dana untuk bioskop-bioskop di Surabaya tentunya bakal nonton dong film ini. yaiyalah, pemeran utamanya Adipati Dolken!
Setelah nonton film ini ternyata semua yang aku fikirkan saat nonton trailer itu salah. Jadi kenapa muka mereka bonyok, itu bukan karena berantem dan saling hantam satu sama lain. Ceritanya bener-bener ga ketebak! Sedih dapet, hepi dapet, dan yang pasti deg degan. Entah berapa kali terlontar kata-kata seperti “Ih gila!”, “psikopat nih orang!”, “Sinting ya dasar!”, “Yaampun tega banget ”, dan ungkapan ala ala cewe rempong pada umumnya.
Film ini keren! Salut sama semua crew. Mulai dari yang ngambil gambar, yang buat cerita, aktornya sendiri dan semua crew yang berperan di dalamnya. Filmnya Sukses! Sukses bikin penonton ga nebak ceritanya, bikin baper juga iya, dan yang pasti bikin kita keluar bioskop masih terheran-heran.
Oh iya selain itu aku suka banget music music yang dipake di film ini. musiknya manis, ga lebay dan asik. Pokoknya pas. Sukaaa banget film ini 😊

    2.     Midnight Runners


Film ini merupakan film Korea. Tenang aja, bukan drama drama romantis tapi berujung miris. Aku juga bukan big fan of drama Korea, tapi bukan yang anti banget juga. Is it recommended? Yasssh! Cobain deh nonton film ini. Keren! Filmnya ngajarin kita untuk selalu berbuat baik. Di film ini kita bisa belajar arti pertemanan, kerja keras, berani mengambil resiko dan berani menegakkan kebenaran.
Inti ceritanya adalah ada 2 orang taruna kepolisian yang ingin mengungkap penculikan terhadap remaja putri di bawah umur. Tapi film ini ga se-serius yang dibayangin kok karena selama film juga banyak kejadian lucu yang dialami. Film ini cocok ditonton segala gender, malah lebih ke cowo sih sebenarnya. Aku nonton film ini bareng temen cowo, dan di sela-sela film ini kita ngebahas gimana sih cowo kalo berantem, terus berantem sakit ga sih, emang berantem tuh ngapain dll saking menjiwainya nonton film ini.

    3.     American Made


Film ini emang ga baru-baru banget. jujur sebenarnya aku juga ga seberapa paham sih cerita dari film ini karena banyak al yang dibahas dan semua kejadian berjalan begitu cepat. Banyak tempat-tempat baru yang didatangi dan banyak tokoh yang lalu Lalang selama cerita berlangsung. Film ini menceritakan tentang kisah nyata tentang seorang penerbang pada tahun 80an. Diperankan oleh Tom Cruise sebagai pemain utama, itulah alasan aku untuk nonton film ini sampai akhir.
Filmnya keren, hmm kayanya aku selalu bilang semua film keren ya hehe. Nggak kok. Banyak sih yang aku ga suka dari film ini, misalnya warna dari film ini agak kuning gitu kan karena emang dibikin ala ala jadul gitu, dan itu kurang pas aja di mata aku. Tapi kenapa tadi aku bilang keren? Karena... hey ayolah berusaha liat sisi positif dari sesuatu. Mungkin aku emang ga suka tone film ini, tapi disisi lain peran yang dimainkan oleh Tom Cruise ini emang keren. Kita bisa ngeliat bagaimana dia bener-bener memanfaatkan peluang yang ada. Boleh kita mencoba segala peluang dan kemungkinan, tapi apa kita siap menanggung resikonya?
Nah coba deh nonton film ini. Keren dan bikin deg degan, tapi bikin bingung juga kalo kamu ga familiar dengan nama-nama daerah yang ada di film ini hehe.

    4.     Thor: Ragnarok


Thor. Palu dan rambut panjang.
Dua hal itu yang selalu aku ingat dari Thor. Tapi di film ini kedua ciri kha situ benar-benar hilang. Apa jadinya kalo Thor potong rambut? Believe me he still looks hansome, tapi mirip pemain bola haha. Cakep sih. Ya cakeplah, emang doi aslinya cakep jadi rambut gimana aja tetep cakep.
Film ini lucu banget. Bikin ketawa terus. Sayang aja sih pas waktu itu nonton suasananya lagi ga enak aja. Waktu itu aku nonton berdua sama teman, dan di sekeliling kita itu isinya anak madrasah yang mungkin masih SD sekitar kelas 6 atau usia SMP gitu ya. Jadi mereka itu emang jalan rombongan gitu daaaan berisiknya bukan main. Kalo bukan karena udah bayar dan pemainnya ga ganteng mah mungkin aku udah caw aja tuh.

    5.     Negeri Dongeng


Untuk pertamakali nonton film di bioskop yang bukan bener-bener film. Hahaha. Negeri Dongeng ini merupakan sebuah perjalanan yang didokumentasikan. Film ini sepertinya ingin mengajak kita untuk melihat kekayaan Indonesia lebih dekat melalui perjalanan yang dilakukan untuk mencapai puncak gunung yang ada hampir di seluruh Indonesia.
Pemandangannya bagus. Ceritanya? Ya karena documenter jadi tidak ada cerita drama drama seperti di film film biasanya.
Namanya juga cewe ya, apasih yang dilihat kalo bukan cowo hahaha. Yup! Yang bikin seger di film ini selain pemandangan alam Indonesia yang mempesona adalah tentunya pemainnya. Cuma sebentar sih, tapi kehadiran Darius Sinatria di salah satu perjalanan bikin aku salah fokus. Kalo untuk cowo pastinya bakal salah fokus liat Medina Kamil (host jejak petualang) dan Nadine Chandrawinata. Gila pada cakep cakep banget sih! Bikin iri banget ada cewe-cewe sekeren mereka yang bisa naik sampe ke puncak. Pengen banget deh bisa begitu.
Dari suatu film sangat jarang ga ada kesalahan, apalagi ini semacam documenter. Karena banyaknya perjalanan yang dilakukan, bikin cerita harus dibuat lebih cepat sehingga mungkin banyak scene yang harus dipangkas. Jadi sayang banget ada beberapa pesan yang menurut aku timingnya kurang pas. Jadi kurang dapet deh feelingnya.
Tapi yang paling bikin aku tersentuh adalah anak-anak kecil di pedalaman yang masih semangat sekolah dan masih punya cita-cita. Selain itu juga aku mellow banget waktu pada ngerayain natal di gunung. Bikin sedih
Jadi kangen rumah. Walaupun aku seorang muslim tapi aku tetap ikut datang dan berkunjung ke rumah saudara yang merayakan natal. Begitu juga sebaliknya saat aku dan keluargaku sedang merayakan lebaran.

Yup! Itu tadi 5 film yang udah aku tonton. Dari kelima film tadi punya pelajaran masing-masing yang bisa diambil. Kalau untuk aku sendiri film pertama dan kedua merupakan film yang benar-benar membekas sampai setelah selesai menonton film.

Terimakasih sudah membaca sampai sejauh ini 

Movie Time

Geostorm (2017)

19:06

Apa jadinya kalau bumi berada dalam bahaya besar? Bencana alam terjadi dimana-mana. Tak hanya di kota asalmu saja tetapi juga di kota lain, di pulau lain, bahkan di belahan bumi lain yang berbeda dari  tempatmu berada sekarang.

Geostrom merupakan sebuah film yang mengisahkan tentang bencana alam yang terjadi dan mampu menyebabkan kehancuran di seluruh permukaan bumi. Pada mulanya, para pemimpin negara di seluruh dunia bersatu untuk mengembangkan sebuah teknologi yang dapat digunakan untuk mengontrol cuaca, dengan menggunakan satelit yang diedarkan di luar angkasa maka teknologi ini mampu mengontrol cuaca di berbagai belahan bumi secara bersamaan. Awalnya semua berjalan sesuai dengan yang diinginkan semua pihak tetapi kekacauan terjadi ketika oknum tak bertanggung jawab yang hanya ingin mendapatkan kekuasaan mulai melancarkan aksinya, dengan menggunakan segala acara sang oknum bahkan dengan sengaja ingin menyebabkan Presiden beserta seluruh staff kepresidenan yang menjabat pada saat itu mati hingga tak bersisa.

Ini dia beberapa fakta menarik mengenai Geostorm.


Geostorm adalah keadaan dimana cuaca buruk seperti angina topan, badai, ombak yang tinggi hingga menyebabkan terjadinya tsunami melanda seluruh belahan dunia.

Film ini dibintangi oleh artis-artis kenamaan seperti Gerard Butler, yang berperan sebagai Jake Lawson, perancang dari satelit luar angkasa pengontrol cuaca atau yang dinamai Dutch Boy. Jim Sturgess, aktor super ganteng yang berperan sebagai Max yang merupakan adik dari Jake Lawson sekaligus staff kepresidenan.


Tak hanya itu, pemeran wanita di film ini juga cukup menyita perhatian. Ada Abbie Cornish yang berperah sebagai Sarah Wilson yaitu seorang agen US Secret Service dan Alexandra yag menjadi astronot wanita dari Jerman bernama Ute Fassbinder.

Film ini benar-benar menceritakan konflik dari segala pihak sehingga klimaksnya dapet banget!

Konflik dimulai saat Jake dan Max yang merupakan saudara diharuskan untuk bekerja secara professional. Jake merupakan tokoh dengan sifat yang keras kepala sehingga sulit bagi Jake untk mengikuti peraturan yang ada selama dia merasa bahwa apa yang dia lakukan benar. Dengan sifat tersebut mau tidak mau Max harus memecat Jake dari tim karena perbuatannya yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Akibat dari pemecatan tersebut, Jake kehilangan keharmonisan keluarga. Ia bercerai dengan istri, kehilangan anjing peliharaan dan juga tempat tinggalnya. Keahlian luar biasa yang dimilikinya pun hanya dimanfaatkan untuk sekedar membantu pensiunan yang memerlukan pertolongan.


Ada lagi konflik dimana Max harus melakukan pelanggaran diantaranya mengakses sistem keamanan yang hanya boleh diakses orang-orang setara Menteri, wakil presiden dan presiden. Selain itu Sarah juga harus membantu Max untuk menculik presiden. Dan kalian tau ga sih kalo sesame staff kepresidenan itu ga boleh memiliki hubungan, sedangkan disini Max dan Sarah merupakan sepasang kekasih dan harus ngumpet biar ga ketahuan kalo menjalin hubungan.


Ga cuma dari pemeran-pemeran utamanya aja nih. Pada saat beberapa negara sedang ditimpa bencana, di setiap negaranya juga ada konfliknya loh! Keren banget sutradara dan crew filmnya. Ga ada sedikitpun yang luput dari film ini, detailnya keren banget! Entah itu dari visual maupun cerita di setiap scene di film ini! God damnnn keren abiiisss!

Buat kalian yang belom nonton wajib banget nonton film ini. Aku aja nih udah nonton film ini di bioskop sebanyak dua kali! Hahah gatau apa itu karena ga ada kerjaan banget atau boros atau bener-bener jatuh cinta sama filmnya. Salah satu alasan kenapa aku nonton film ini adalah karena Sarah dan Max! Yup, sarah sebagai cewe bener-bener sexy! Suuuper sexy in a good way. Dan mereka berdua bener-bener keren sebagai pasangan.

Ga terasa ternyata nulisnya udah lumayan panjang. Udahan dulu yaa.
Sorry banget nih guys kalo aku selalu ga bisa bikin closing statement yang bagus hehe.

Thanks for reading. Much love! 

Movie Time

Film Indonesia: Pengabdi Setan (2017)

17:17

Belakangan ini film Indonesia sedang didominasi oleh film dengan genre horror. Salah satu diantaranya adalah Pengabdi Setan. Film ini merupakan sebuah film remake dengan judul sama dengan film aslinya. Film garapan sutradara Joko Anwar ini mengambil latar kehidupan sebuah keluarga Indonesia di tahun ‘80an. Untuk setting rumah yang digunakan berada di daerah Pengalengan. Konon katanya nih rumah ini memang benar menyeramkan.



Jujur aja aku udah nonton film ini duakali. Dua duanya di bioskop! Nah tuh ga kurang cinta apa sama film tanah air. Pertama kali nonton tuh aku bareng temanku dan saudara-saudaranya, jadi total kamu ada delapan orang. Sedangkan kedua kai menonton film ini aku dan ke-15 orang teman kantor nonton bersama setelah sebelumnya kami makan siang dulu di salah satu Mall di Surabaya. Gila ga tuh nutup kantor cuma buat nonton film! Hahaha.

Seperti biasa aku ga bakal nyetiain gimana kisah dari keluarga ini. aku sih lebih suka membagi hal-hal yang aku fikirkan setelah nonton film, siapatau fokus kita sama nih guys hehe.
Oke jadi gini reaksi aku saat nonton filmnya.

1.     Meskipun sudah ditonton 2 kali, tetapi bagian awal saat judul tampil entah kenapa tetap kaget. Kagetnya ga manis lagi omongannya. Keluar dah tuh kata-kata mutiara seperti …”Anjiiing!”.

2.   Bapaknya ganteeeeng! Oke setelah nonton baru diketahui kalo ternyata pemeran Bapak di film Pengabdi Setan ini merupakan seorang aktor asal Malaysia yang bernama Bront Palarae. Dari logatnya sih aku piker orang Sumatera, karena beberapa teman dan salah seorang mantan yang berasal dari Sumatera menurutku memiliki logat yang serupa. **eciye keinget mantan.
Si Bapak nihyaa. Uuuh bener bener hot papa. Bahkan pakaian yang digunakan saat menguburkan mendiang istrinya (Ibu) aja nih keren banget!

3.  Ibu. Menurut aku pemeran ibu benar-benar memiliki kemampuan acting yang sangat baik karena bisa bikin orang selalu ingat sosoknya bahkan sebelum tidur dan saat ingin ke toilet ga heran deh saking melekatnya di ingatan sampe banyak meme bertebaran mengenai ibu. Dan fun fact tentang pemeran ibu, ternyata doi adalah tante-nya temen akuu! Hiiii serem ga yaa aslinya kalo lagi kumpul keluarga hehe.

4.   Pemeran anak-anak Bapak dan Ibu seeemuanya cakep. Apalagi anak keduanya, yang nama aslinya Endi. Yaampuun gemash, suka banget sama cocoknya yang baik dan saying sama keluarg. Udah ganteng, rajin sekolah, nurut lagi sama orang tua haha. Kalo pemeran Rini? Ah paras ayu Tara Basro ga usah diragukan lagi. Cantik banget!

5.     Ian! Anak paling kecil di keluarga mereka. Banyak yang suka sama Ian karena dia dinilai lucu dan menggemaskan. Sedangkan aku gatau kenapa kesel banget sama si Ian. Sampe sampe ngasi julukan “anak setan”. Yah selain karena di film memang perannya seperti itu tanpa diduga, dia juga ngeselin banget pas ditanya liat hantu ga? Dengan sok lugu dia jawab ga liat, padahal dia jelas jelas liaaaat kan keseel.

6.   Oh iya untuk ukuran film Indonesia menurut aku film ini keren. Kenapa? Karena efek efek yang digunakan ga lebay dan menurutku cukup jarang digunakan di film Indonesia. Bagian saat kursi roda nenek tiba-tiba melayang ke atas? Keren! Bagian dimana Hendra anak Pak Ustad mengalami kecelakaan dan keliatan jelas banget kalo mukanya kegesek aspal? Keren! Darahnya ada tapi ga lebay. Udah gitu yang menurut aku keren. Film ini bahkan memastikan kalo bangkai yang udah kena luka-luka itu biasanya dihinggapi lalat. Dan sadarkan kalian pada saat mayat Hendra tiba di rumah dan diangkut oleh tetangga? Di sekitar wajah yang terluka ada lalat-lalat beterbangan. Keren!

7.       Music. Menurutku pemilihan music memegang peran penting untuk jalan cerita sebuah film. Pemilihan music di film ini menurutku keren juga. Kalo biasanya film horror selalu dilengkapi dengan music serem biar ngagetin, di film ini beda coy. Ada music yang ala ala not-so-disco tapi ga serem dan jatuhnya bikin part itu jadi asik dan menarik.

8. Tapi menurutku ada satu bagian yang luput dari perhatian di film ini. Untuk yang udah nonton, sadar ga sih kalo ada yang aneh saat Rini baca surat dan akhirnya tahu kalo Ian adalah anak setan dan seharusnya memang diiklaskan. Padahal kan dia udah pindahan tuh, terus kok di kamarnya masih ada tumpukan baju kotor? Kenapa bajunya ga sekalian dibawa ya padhal kan keluarga mereka akan pindah dan ga akan kembali ke rumah itu lagi. Yah tapi gatau juga sih ya atau mungkin baju-baju itu memang sengaja ditinggalkan di rumah yang lama. Siapatau buat ganti baju kalo arwah Ibu balik lagi ke rumah ehehehe.

Okay segitu aja yaa. Yang jelas film ini bagus menurut aku karena banyak hal-hal yang diduga. Masa iya film horror ada lucunya
Kan sebel yaa udah kaget tiba-tiba ketawa. Ah bisa aja mas Joko!

Trims udah baca. Mampir lagi yaa! 

Movie Time

Film Indonesia: Jailangkung (2017)

20:57

Nah ini dia film horror Indonesia terbaru yang dibintangi oleh aktor dan aktris keren Indonesia, diantaranya ada Lukman Sardi, Wulan Guritno, dan juga Hannah Al Rashid. Film ini berkisah tentang anak-anak yang ingin mengungkap misteri dan menolong Ayahnya yang menderita penyakit yang tak lazim. Jadi ceritanya Ayah mereka ditemukan koma di sebuah rumah yang hanya Ayah mereka dan satu orang kepercayaannya saja yang tahu, bahkan ketiga anaknya pun tidak tahu menahu akan keberadaan rumah misterius tersebut. Kalian bisa nonton trailernya untuk tau overview dari film Jailangkung ini.


Karena biasanya banyak diantara kita yang bahkan malas untuk nonton fim Indonesia, padahal kan kita harusnyamendukung perkembangan industri perfilman di negeri sendiri ya hehe… nah aku ceritain aja yah cerita dari filmnya. Maaf nih kalau spoiler. Tapi siapatau kalian malah jadi pengen nonton filmnya hehe.


Jadi ceritanya ada tiga orang anak perempuan yaitu Angel anak pertama, Bella anak kedua dan Tasya anak ketiga. Pada saat film dimulai setting awal berada di rumah sakit, dimana Angel marah karena dokter dirasa tidak memberikan jawaban pasti mengenai penyakit yang diderita oleh Ayahnya. Penyakit Ayahnya ini memang aneh karena semua organ berfungsi dengan normal hanya saja Ayahnyaberada dalam kondisi koma dalam waktu beberapa minggu. Kemudian saat Bella sedang di kampus tiba-tiba doi ngeliat ada anak lagi presentasi “ketempelan”, saat itu yang sedang presentasi namanya Rama. Singkat cerita Bella minta tolong ke Rama buat bantuin dia dan saudaranya untuk cari tau mengenai hal yang dialami Ayahnya dan bagaimana cara agar terlepas dari keanehan tersebut.

Kemudian ada orang kepercayaan Ayahnya yang datang membawa kotak milik Ayahnya, aku lupa itu kotak dapat darimana. Pas kotak dibuka, ditemukanlah foto sebuah rumah gede di suatu pulau yang mereka tidak tahu keberadaan rumah tersebut. Kemudian mereka nanya ke orang kepercayaan Ayahnya dan minta diantarkan kesana. Namun sebelum berangkat ke tempat tersebut banyak sekali kejadian aneh dan menyeramkan yang terjadi.

Duh kok jadi panjang gini yah aha, yaudah deh mending pada nonton sendiri aja. Aku mau jelasin aja hal-hal ga masuk akal dari film ini.
1.   Ga diceritain rumah itu kenapa bisa segede itu di tempat se-terpencil itu, padahal cerita awal dengan rumah itu kalau menurutku ga nyambung sih.
2.    Jadi di cerita ini ada 2 hantu yang menggentayangi, masing-masing hantu itu bikin masing-masing orang “ketempelan”. Tapi anehnya disini ada satu hantu yang “nempelin” Ayah mereka tetapi saat Angel si anak pertama sedang menjenguk Ayahnya dan pas megang tangan Ayahnya tiba-tiba ada semacam “aliran” aneh seperti setrum yang sebenarnya itu semacam hantu yang juga masuk ke tubuh Angel. Terus setelah kejadian itu gatau kenapa Angel jadi hamil, ternyata hamilnya tuh ga cuma perut yang besar tapi kosong, melainkan benar-benar ada isi bayi di dalamnya. Dan Angel juga diceritakan sampai menjalani proses persalinan. Ini aneh sih menurutku. Dari sisi Angel sendiri dia seperti dibawa oleh suster dan dokter dan dibantu dalam melakukan persalinan di sebuah ruangan dengan peralatan rumah sakit lengkap dengan peralatan di dalamnya, padahal saat Bella dan Rama datang menolong Angel lokasi mereka sendiri berada di kuburan.
3.   Tiba-tiba Angel sembuh sendiri padahal ga ada yang bantu nyembuhin dia, tiba-tiba sadar dan udah balik normal lagi.
4.      Sampai akhir cerita si bayi yang udah dilahirkan Angel ga diketahui gimana nasibnya.
5.    Oh ada lagi nih. Menurutku ini juga aneh sih karena di pulau itu semua kebutuhannya lengkap. Ada listrik di rumahnya, ada mobil dan motor yang bisa digunakan dan bensinnya kayanya ga abis-abis, pokoknya seperti apa aja yang disimpan disana itu aman deh padahal motornya diparkir sembarangan di dekat danau.

Udah yaa segini aja blog post kali ini, semoga kalian jadi tertarik untuk nonton filmnya dan semakin mendukung perkembangan dunia perfilman tanah air. Eh mau cerita sedikit pengalaman serem pas lagi nonton film ini. Jadi di tengah film aku keluar untuk pipis. Terus gatau kenapa di toilet sebelah kananku ada bunyi gedor-gedor, dan itu dalam keadaan sepiiiii banget dan aku  ga berani liat ke bawah takutnya ga ada kaki gimana dong, itu posisinya aku di paling pojok di toilet itu Akhirnya aku buru-buru balik lagi buat lanjut nonton film.


Terimakasih buat yang sudah baca sampai akhir, maaf ya kalau spoiler atau ga jelas hehe.

XOXO 

Movie Time

Quick Review: Wonder Woman & The Mummy

23:15

Mungkin sudah telat untuk membuat review mengenai kedua film ini, tapi ga ada salahnya kan menulis review dua ini versi aku hehe. Review pertama aku mulai dari Wonder Woman dulu yaa, sesuai urutan nontonnya.

WONDER WOMAN


Kalo ditanya tentang film ini, hal yang paling aku inget pasti Gal Gadot. Sumpah cantik banget. Bahkan sampai akhir film selesai, keluar bioskop, buka pintu mobil, perjalanan pulang, pokoknya sampe sekarang pun masih ngerasa cantiknya Gal Gadot itu luar biasa banget. Tentunya ga cuma karena dia cantik lantas orang-orang jadi suka filmnya, tetapi karena dia juga bisa membawakan tokoh yang sedang diperankan dengan sangat baik. Setiap gerakan bela diri yang dilakukan itu terlihat sangat baik dan “tidak kosong”, artinya walaupun bukan merupakan perang sungguhan dan hanya acting tetapi dia melakukan gerakan dengan sepenuh hati dan penjiwaan, mungkin memang udah ada dasar jago bela diri juga yaaa. Kalau berdasarkan berita yang beredar sih, mbak Gal Gadot ini pernah tergabung dalam wajib militer Israel selama dua tahun. Dan kabarnya lagi Gal Gadot pernah menjadi pelatih bela diri. Wow! Pantas saja ya jago gitu bela dirinya.


Selain Gal Gadot, ada dua pemeran lagi yang menarik perhatianku, yaitu pemeran utama pria dan sosok dari ketua pelatih perang wanita yang juga merupakan saudara kandung dari Ibu Wonder Woman. Apa Cuma aku yang merasa kalau pemeran utama pria di film Wonder Woman ini mirip banget dengan Brad Pitt? Menurutku sih mirip banget mulai dari bentuk muka, potongan rambut dan gaya berpakaiannya apalagi ketika Brad Pitt memerankan sosok tantara atau anggota militer.


Sedangkan yang membuat aku sangat teringat dengan sosok dari saudari Ibunya Wonder Woman itu adalah salah satu ucapannya saat melatih Wonder Woman, yaitu “HARDER! You are stronger than this!”. Gatau kenapa kalimat itu juga jadi membangkitkan semangatku kalau ga boleh nyerah untuk mencapai sesuatu karena sebenarnya tidak ada yang membatasi diri kita kecuali mindset yang kita ciptakan sendiri.

Kalau untuk pesan yang aku tangkap dari film ini sendiri adalah bahwa manusia memiliki sifat baik dan buruk dalam dirinya yang memang tidak bisa dihilangkan. Yang bisa kita lakukan hanyalah berusaha untuk meminimalisir sifat-sifat buruk yang ada dalam diri, seperti amarah dan ego yang sering kali tidak sadar kita paksakan demi mencapai suatu tujuan tertentu.


THE MUMMY


The Mummy rasa Mission Impossible! Haha. Mungkin itu yang pertama kali muncul dalam pikiranku, entah karena ada sosok Tom Cruise atau karena ceritanya yang aku rasa impossible, masa iya nih manusia lawan “monster” gitu dan bisa “nahan si monster” pakai rantai di dalam suatu ruangan dan si monster nurut aja gitu padahal kan harusnya tenaga dia jauh lebih besar daripada manusia. 

Berdasarkan artikel yang sempat aku baca, film ini mendapat banya kritikan dari pengamat atau pemerhati film. Dan kalau tidak salah juga termasuk kedalam film Tom yang kurang sukses, mungkin karena timing dari peluncuran film ini yang kurang tepat. Pasalnya film ini tidak mampu menyaingi ketenaran Wonder Woman. Ga perlu deh nunggu hasil survey atau apa, coba aja ajak temen nonton ke bioskop ketika ada pilihan film Wonder Woman dan The Mummy. Sepertinya otomatis temen kamu bakalan milih nonton Wonder Woman, kecuali mungkin doi fans setia Tom atau mungkin udah nonton Wonder Woman.



Kadang aku tuh emang suka ga fokus sama film yang aku tonton dan malah mikirin hal-hal lain. Salah satunya nih waktu nonton film The Mummy, aku malah lebih fokus ke Make Up dari Ahmanet, si mummy. Make Up-nya baguuuus! Dan ga salah deh kalau aku fokus ke hal itu, karena bisa kita lihat sendiri nih kalau sekarang banyak banget make up artist yang membuat tutorial atau make up character dari tokoh Ahmanet.

Yak sekian dulu review film ala aku hehe ternyata "not so quick post" yaa tapi malah jadi lumayan panjang juga. Terimakasih untuk yang sudah baca sampai akhir.
Silahkan berkunjung kembali!