Keterampilan Interpersonal

Menetapkan Cita-cita

21:00



MENETAPKAN CITA-CITA : target /sasaran kongkrit dalam hidup

PERENCANAAN KARIR
1      Tetapkan target karir/cita-cita kongkrit
      Rumuskan tahapan pendidikan yang dibutuhkan
3    Rumuskan pengetahuan penunjang
4       Menggali informasi penunjang
5       Merumuskan ketrampilan yang dibutuhkan
6       Merumuskan kebutuhan sarana alat yang harus dimiliki
7       Merumuskan nilai-nilai/kepribadian yang harus dibangun (misal; semangat belajar, tanggung jawab, dll.)

Perencanaan karir diawali dari membuat rencana :
-         70 tahun
-          5 tahun
-          1 tahun
-          Bulanan
-          Mingguan
-          Harian

Keterampilan Interpersonal

Merencanakan Masa Depan

21:07



Visi hidup? Bagaimana jalan menuju ke sana?

Merencanakan masa depan dimulai dari mana?

PERENCANAAN
-          Mengapa harus merencanakan
-          Apa itu perencanaan
-          Bagaimana cara membuat perencanaan
     
    “if you fail to plan, you’re planning to fail”

Perencanaan:
-          Menetapkan tujuan
-          Menetapkan sasaran (kuantitas/kualitas, waktu)
-          Menyiapkan bahan, alat, perlengkapan
-          Melakukan/melaksanakan
-          Evaluasi dan follow up

LANGKAH MERENCANAKAN
-          Menentukan jalan-jalan mencapai tujuan

Keterampilan Interpersonal

Demam Panggung

22:25

Setiap orang haruslah mampu melakukan presentasi. Namun tidak setiap orang mampu mempresentasikan diri dan melakukan presentasi di hadapan banyak orang dengan baik. Gejala yang paling sering dialami orang yang akan melakukan presentasi yaitu demam panggung.

GEJALA DEMAM PANGGUNG
-          
      FISIOLOGIS
Berkeringat, perut mulas
Detak jantung semakin cepat
Ketegangan otot
Gemetar pada kaki suara bergetar
-          PSIKOLOGIS
Ketakutan yang irasional
Tidak mampu berkonsentrasi
Rasa tidak tenang

QOTD

20:38

“Aku percaya pada diri dan kemampuanku karena aku tahu bahwa sebutir optimisme lebih besar nilainya daripada sekarung bakat yang tertidur. Yakin dan percaya kepada Allah serta sikap optimis menciptakan mukjizat di atas dunia.”