Quick Post

Memulai Kembali

20:03

Holla! It’s been a long time ya udah ga nulis lagi. Iya, blog ini awalnya dibuat untuk salah satu tugas mata kuliah jurusan, terus bertahun-tahun ga pernah disentuh lagi. Dan sekarang aku kembali! Harapannya sih bisa memulai kembali menulis konten-konten lain yang mungkin ga serupa dengan konten-konten sebelumnya. Di konten sebelumnya aku menulis tentang materi dan opini tekait Keterampilan Interpersonal, serta ada beberapa quotes juga yang dikatakan oleh teman sekelas atau orang-orang terkenal.

Jadi sekarang ini aku udah ga kuliah lagi nih. Alhamdulillah ‘udah ga kuliah lagi’ ini dalam konteks yang positif ya hehe.. aku udah lulus dan resmi menjadi fresh graduate, istilah halus dari ‘pengangguran sementara’. Kedepannya blog ini mungkin akan berisi tulisan random yang mungkin aja bisa menambah informasi atau bermanfaat buat pembaca ya. Sekian dulu deh post awal buat mulai nulis lagi. 
Have a nice day! 😊

QOTD

02:17

"Setiap orang punya waktu yang sama, kenapa keinginanmu lebih sedikit dari mereka

Inspiring People

Kisah orang-orang sukses yang pernah gagal

22:16

Adam Khoo 
Dia adalah orang Singapura. Waktu kecil, ia adalah penggemar berat games dan TV. Sehari, ia bisa berjam-jam di depan TV. Baik main PS atau nonton TV.

Adam Khoo pun dikenal sebagai anak bodoh. Ketika kelas 4 SD, ia dikeluarkan dari sekolah. Ia pun masuk ke SD terburuk di Singapura. Ketika akan masuk SMP, ia ditolak oleh 6 SMP terbaik di sana.

Akhirnya ia bisa masuk ke SMP terburuk di Singapura. Begitu terpuruknya prestasi akademisnya, tapi lama kelamaan membaik justru karena cemoohan teman-temannya, hingga akhirnya memperoleh kesuksesan di dunia bisnis.

Prestasi Adam di dunia bisnis ditandai pada saat Adam berusia 26 tahun. Ia telah memiliki 4 bisnis dengan total nilai omset per tahun US$ 20 juta. Kisah bisnis Adam dimulai ketika ia berusia 15 tahun. Ia berbisnis music box. Bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, Adam Khoo adalah trainer tingkat nasional di Singapura. Klien-kliennya adalah para manager dan top manager perusahaan-perusahaan di Singapura. Bayarannya mencapai US$ 10.000 per jam.


 Thomas Alva Edison 
Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. Ibunya pun membaca kertas tersebut yang berisi, "Tommy, anak ibu, sangat bodoh. Kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah." Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, ”anak saya Tommy, bukan anak bodoh. Saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia.”

Tommy kecil adalah Thomas Alva Edison yang kita kenal sekarang, salah satu penemu terbesar di dunia. Dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju.

Siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai-sampai diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya! Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya.

Abraham Lincoln
Kisah Abraham Lincoln merupakan contoh klasik orang-orang yang benar-benar berani gagal.
Gagal dalam bisnis pada tahun 1831.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun 1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembicara pada tahun 1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.

Akhirnya pada tahun 1860, ia dilantik sebagai presiden Amerika yang ke-16 dan menjadi salah seorang presiden yang sukses dalam sejarah Amerika.

QOTD

20:43



"Motivasi itu bagaikan nasi. Seperti nasi yang selalu memberikan kita energi untuk menjalani aktivitas sehari-hari, seperti itu pula motivasi. Motivasi adalah sesuatu yang memberikan kita energi untuk terus berjuang mewujudkan cita-cita."
                 
                      - Angga Barsilika Agung

Keterampilan Interpersonal

KEGAGALAN

22:07


BILAMANA SESEORANG DIKATAKAN GAGAL?

“Gagal itu tatkala menyerah pada apa yang kita impikan” – Jundi.

Menurut Angga mewujudkan cita-cita itu seperti menanam sebuah pohon. Cita-cita adalah benih yang ingin kita tanam, dan pupuk menggambarkan usaha kita.

Ibaratnya begini, jika kita menanam sebuah benih, lalu kita selalu menyiraminya dan memberinya pupuk maka hasil yang diapatkan pasti akan baik. Tapi bisa saja kan kita sudah berusaha sebaik mungkin, tetapi pasti ada saja hama yang mengganggu. Nah ketika kita bisa membuat hama itu pergi menjauhi bibit yang kita tanam, dan terus merawat bibit itu hingga berbuah manis maka kita akan sukses.

Seperti itu pula impian. Jika kita rawat baik-baik, kerjakan dengan sepenuh hati, dan dengan setia terus berusaha menjaganya hingga berbuah manis itulah kesuksesan yang sesungguhnya.

Dalam perjalanan untuk mencapai cita-cita tentunya banyak halangan dan rintangan yang embentang yang pasti berusaha untuk menghalangi kita mencapai impian tersebut. Bilamana kita gagal mencapai mimpi kita? Ketika kita sudah tidak perduli lagi pada apa yang kita impikan, ketika kita sudah berputus asa dan enggan berusaha untuk terus mencapai impian tersebut.

QOTD

21:28

Tidak ada gunanya mendapat IPK tinggi, tetapi anda tidak bisa menjadi profesional IT yang baik